Fikroh.com - Makkah – Arab Saudi mengumumkan penemuan cadangan emas raksasa di tambang Mansoura, yang membentang lebih dari 125 kilometer. Penemuan ini disebut sebagai salah satu cadangan emas terbesar di kawasan, sekaligus menjadi tonggak penting bagi masa depan industri pertambangan negeri itu.
Menurut otoritas setempat, temuan bersejarah ini akan memberikan dorongan besar bagi strategi pembangunan nasional Vision 2030, yang menargetkan diversifikasi ekonomi Arab Saudi agar tidak hanya bergantung pada sektor minyak dan gas.
“Penemuan ini bukan hanya tentang emas, tetapi tentang masa depan perekonomian yang lebih beragam,” ujar seorang pejabat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Saudi.
Cadangan emas Mansoura diperkirakan akan:
Menciptakan ribuan lapangan kerja baru bagi warga lokal.
Menarik investor global untuk berpartisipasi dalam sektor pertambangan Saudi.
Memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pemain utama dalam pasar emas dunia.
Langkah ini sejalan dengan ambisi kerajaan untuk meningkatkan kontribusi pertambangan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, sekaligus menjadikan sektor tersebut sebagai salah satu pilar utama pembangunan.
Temuan ini muncul di tengah melonjaknya harga emas internasional. Di India, harga emas sudah menembus ₹99.000 per 10 gram, sebuah rekor baru yang mencerminkan betapa tingginya permintaan logam mulia tersebut.
Para analis menilai bahwa keberadaan cadangan emas baru di Arab Saudi berpotensi memengaruhi dinamika perdagangan global, meski efek jangka pendek masih akan dipantau.
Bagi Arab Saudi, Mansoura bukan sekadar tambang, melainkan simbol transformasi. Dengan cadangan emas yang begitu besar, kerajaan menegaskan tekadnya untuk menjadi pusat pertambangan modern, ramah investasi, dan berdaya saing tinggi di pasar internasional.
Penemuan ini dipandang sebagai langkah konkret yang mendekatkan Arab Saudi pada visinya: menjadi kekuatan ekonomi global yang tidak hanya berdiri di atas minyak, tetapi juga sumber daya alam lainnya.
Menurut otoritas setempat, temuan bersejarah ini akan memberikan dorongan besar bagi strategi pembangunan nasional Vision 2030, yang menargetkan diversifikasi ekonomi Arab Saudi agar tidak hanya bergantung pada sektor minyak dan gas.
“Penemuan ini bukan hanya tentang emas, tetapi tentang masa depan perekonomian yang lebih beragam,” ujar seorang pejabat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Saudi.
Dampak Ekonomi dan Investasi
Cadangan emas Mansoura diperkirakan akan:
Menciptakan ribuan lapangan kerja baru bagi warga lokal.
Menarik investor global untuk berpartisipasi dalam sektor pertambangan Saudi.
Memperkuat posisi Arab Saudi sebagai pemain utama dalam pasar emas dunia.
Langkah ini sejalan dengan ambisi kerajaan untuk meningkatkan kontribusi pertambangan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, sekaligus menjadikan sektor tersebut sebagai salah satu pilar utama pembangunan.
Respon Pasar Global
Temuan ini muncul di tengah melonjaknya harga emas internasional. Di India, harga emas sudah menembus ₹99.000 per 10 gram, sebuah rekor baru yang mencerminkan betapa tingginya permintaan logam mulia tersebut.
Para analis menilai bahwa keberadaan cadangan emas baru di Arab Saudi berpotensi memengaruhi dinamika perdagangan global, meski efek jangka pendek masih akan dipantau.
Tonggak Sejarah Menuju Vision 2030
Bagi Arab Saudi, Mansoura bukan sekadar tambang, melainkan simbol transformasi. Dengan cadangan emas yang begitu besar, kerajaan menegaskan tekadnya untuk menjadi pusat pertambangan modern, ramah investasi, dan berdaya saing tinggi di pasar internasional.
Penemuan ini dipandang sebagai langkah konkret yang mendekatkan Arab Saudi pada visinya: menjadi kekuatan ekonomi global yang tidak hanya berdiri di atas minyak, tetapi juga sumber daya alam lainnya.
