Fikroh.com - Persatuan Islam (Persis) menyampaikan keprihatinan mendalam atas terjadinya korban jiwa dalam aksi demonstrasi pada 28 Agustus 2025. Peristiwa tersebut tidak hanya menorehkan duka, tetapi juga menimbulkan kekecewaan terhadap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dinilai tidak responsif dan akomodatif terhadap aspirasi masyarakat.
Dalam pernyataan resminya, Persis juga mengecam tindakan represif aparat kepolisian dalam proses pengamanan aksi demonstrasi yang dianggap telah melampaui batas kewajaran. Atas dasar itu, Infopersis menyampaikan sejumlah tuntutan:
- Mendesak Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk segera mengusut tuntas dan menegakkan hukum terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran hingga menyebabkan hilangnya nyawa.
- Meminta Polri agar bertanggung jawab penuh atas nasib serta kelangsungan hidup keluarga korban yang ditinggalkan.
- Mendesak DPR untuk memberikan tanggapan yang bijaksana dan simpatik terhadap aspirasi rakyat, bukan sebaliknya.
- Mengimbau seluruh pihak agar mengedepankan keselamatan, kemaslahatan, serta menahan diri dari tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.
Persis menekankan bahwa keselamatan warga negara adalah prioritas utama yang harus dijunjung tinggi oleh seluruh pemangku kepentingan. Aspirasi rakyat harus disikapi dengan arif, dan aparat keamanan sepatutnya menjalankan tugas dengan profesional, proporsional, serta menjunjung hak asasi manusia.
Kontak Media:
Infopersis
Instagram/Facebook/TikTok: @infopersis
Posting Komentar untuk "Persis Minta Polri Bertanggung Jawab Atas Nasib Keluarga Korban"