Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Hanya Lewat Twitter, Donasi Untuk 6 Laskar FPI yang Gugur Tembus 1 Miliar

Hanya Lewat Twitter, Donasi Untuk 6 Laskar FPI yang Gugur Tembus 1 Miliar

Fikroh.com - Peristiwa itu benar-benar telah menggugah rasa empati seluruh penduduk negeri. Adalah Irvan Ghani Seorang netizen berinisiatif menggalang donasi untuk enam pemuda laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas tertembak dalam insiden di Tol KM 50 Jakarta-Cikampek.

Dan diluar perkiraan, hanya melalui akun twitter miliknya ivan berhasil menghimpun donasi hingga 1 miliar lebih.

Selain itu para donatur juga banyak dari luar negeri dan dari berbagai profesi. Mulai dari pengusaha, karyawan hingga tukang ojeg.

Irvan mengatakan, pengumpulan donasi diumumkan melalui akun Twitter miliknya @ghanieierfan, sekira pukul 16:00, pada Senin (7/12/2020).

“Sampai saat ini sudah tembus 1 M (yang terkumpul),” ujar Irvan melalui akun twitter nya pada Kamis (10/12/2020).

Dengan demikian aksi penggalangan dana sementara ditutup per Hari ini Kamis (10/12/2020)

Menurut Irvan, dana yang sudah terkumpul akan segera diserahkan langsung kepada keluarga almarhum.

“Besok pagi saya ke Bank tarik cash semuanya setelah itu closing. Terus langsung saya serahkan ke keluarga korban,” katanya.

Irvan bercerita, donatur datang dari semua lapisan masyarakat. Mulai dari tukang Ojek sampai kaum elit. Nominalnya varifatif, mulai dari belasan ribu sampai jutaan rupiah.

“Paling kecil Rp 15 ribu dan yang sedihnya itu hasil ngojek dia. Banyak dari tukang ojek. Paling banyak di bawah angka Rp 50 ribu,” tandasnya.

Irvan berharap, keluarga almarhum yang yang ditinggalkan sabar dan ikhlas karena semua manusia pasti akan mengalami kematian

“Tentu sebagai umat muslim kita percaya dengan qoda dan qodar bahwa hidup itu misteri, ya kita menjalani. Kemudian dalam perjalanan itu bagian dari peristiwa dari semesta yang menuntun kita keteguhan hati terhadap sebuah sikap waktu yang menuntan. Jadi semesta yang menjaga dan waktu yang menuntun.

“Dan untuk keluarga yang ditinggalkan kita berharap bahwa tidak mengecilkan semangat untuk terus membela kebenaran, melawan tirani,” tutup Irvan. (Cep’s)