Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Sampai Kapan Wabah Virus Covid-19 Berakhir?

Kapan Wabah Virus Covid-19 Berakhir?

Fikroh.com - Sampai kapan wabah Virus Corona berakhir? Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sudah menjawab 15 abad yang lalu:

  عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " إِذَا طَلَعَ النَّجْمُ ذَا صَبَاحٍ، رُفِعَتِ الْعَاهَةُ "

Dari Sayiduna Abu Hurairah berkata, Rasulullah bersabda: "Apabila muncul bintang (sturayya) pada pagi hari makan terangkatlah wabah penyakit.

Hadis ini dishahihkan oleh al-Haistami dalam majmauz zawaid, Syekh Ahmad Syakir pada tahqiq musnad Ahmad, pentahqiq kitab at-Thibbun Nabawi karya Ibnu Qayyim dan lain-lain).

Redaksi hadis lain menyebutkan:

 إذا ارتفع النجمُ رفعت العاهةُ عن كل بلدٍ (أحمد ، والطبرانى فى الأوسط عن أبى هريرة)

"Apabila Muncul bintang Tsurayya maka wabah akan lenyap dari seluruh negri." (riwayat Ahmad Bin Hambal dalam Musnad, Imam at-Thabarani dalam al-Mu'jam al-Ausath).

Para ulama, di antaranya Imam Ibnu al-Mulaqqin dalam kitab at-Taudhih syarh al-Jami as-Shahih meyebutkan, "Yang dimaksud bintang muncul pada pagi hari adalah bintang tsurayya yang muncul pada bulan mei.

Jangan menuduh saya manipulasi atau memperkosa hadis Apakah (العاهة) dalam Hadis Rasulullah shalallahu alaihi wasallam itu Corona ??

Tafsir Imam assam'ani jilid 6 halaman 306 menjawab:

Memahami hadis dari tinjauan asbabul wurud itu sangat penting, tetapi melihat penjelasan ulama yang mengerti asbabul wurud juga penting. Imam Manshur bin Muhammad bin Abdul Jabbar At-Tamimi almarwazi assam'ani wafat pada tahun 489 Hijriyah menyebutkan yang dimaksud (العاهة) pada hadis Rasulullah shalallahu alaihi wasallam selain wabah pada tumbuhan juga berarti wabah, thoun, berbagai penyakit beserta rombongannya ( termasuk Corona).

Ulama abad 5 Hijriyah udah komen begitu, lah tiba tiba ada manusia abad milenium apa almunium .. kaget ada yang bilang yang dimaksud ahat (العاهة) pada hadis Rasulullah shalallahu alaihi wasallam itu termasuk Corona Atawa Covid-19.

Melihat umumnya redaksi hadis Rasulullah shalllahu alaihi wa sallam:

رفعت العاهةُ عن كل بلدٍ

Maka akan lenyap dari seluruh negri."

Pertanyaaannya, dalam kontek kekinian wabah apa yang sekarang menjangkit diberbagai negri belahan dunia? Jawabannya adalah Corona Covid-19.

Syekh Abul Abbas Abdul Ilah menyebutkan:

 وبعد تتبعي لأخبار الأوبئة والطواعين في كتب التاريخ والتراجم ترجح لدي أن الحديث عام ويشمل كذلك الطواعين والأوبئة فإنها إن أصابت الناس ووافق انتشارها بينهم طلوع الثريا في العشر الأواسط من شهر مايو / أيار فإنها غالبا ما تخف وتنقص أو ترتفع بالكلية وذلك بما أجراه الله من العادة، والله أعلم.

"Setelah saya amati dari berbagai literatur sejarah yang saya baca tentang virus dan wabah bahwasanya hadis tentang terangkatnya penyakit saat muncul bintang, itu bukan hanya mengenai tumbuhan bahkan juga meliputi wabah dan virus yang juga menyerang manusia (walaupun konteks kronologi hadis Rasulullah berkenaan secara khusus untuk tumbuhan) di mana masa aktif wabah itu terjadi sampai terbitnya bintang sturayya. Bintang itu muncul pada 10 hari putaran pertama bulan mei (ayar). Wabah tersebut akan musnah secara bertahap sampai hilang total Demikian itu terjadi sesuai kehendak Allah taala.

Dari pendapat para ulama, Saya mengambil kesimpulan bahwa wabah yang sekarang melanda dunia adalah virus corona meskipun ulama lain menyatakan bahwa wabah tersebut khusus buat tanaman. Mudah-mudahan penafsiran ulama teradap hadis Rasulullah shallalu alaihi wa sallam ini menjadi kabar gembira berakhirnya Corona.

Pertanyaannya, Jika Bulan Mei, Corona belum berakhir (naudzubillah) apakah wibawa Rasulullah dan hadis akan jatuh?

Jawaban:

Kalo soal wibawa Rasulullah shalllahu alaihi wa sallam atau hadist nga usah dikhawatirkan, apalagi bersangka buruk. kalau manusianya, tipe orang yang punya tabiat menyalahakan apa juga bakal salah. Jangankan ulama, Nabi bahkan bisa jadi firman Allah pun disalahkan.

Contohnya: Firman Allah Taala:

ادعوني استجب لكم

Berdoalah kalian, kepadaKu aku pasti ijabah.

Kenyataannya, banyak orang berdoa ada yang tidak diijabah.. Ada yang yang mengatakan loh kok saya berdoa terus tidak terbukti ijabahnya?

Hal ini berarti bukan firman Allah yang salah, pasti yang salah manusianya, karena tidak sempurna dalam syarat terkabul doa. Begitu juga prediksi ulama, mengenai berakhirnya Corona di awal musim panas atau bulan Mei.

Seandainya Corona berlanjut sampai melewati bulan Mei (naudzubillah) .. bukan berarti pendapat ulama atau Nabi itu salah, tidak sama sekali menyebabkan wibawa Rasulullah shalllahu alaihi wasallam jadi buruk reputasi hadis menjadi hina.. Kita tinggal introsfeksi, Mungkin alam ini sudah berubah, atau dosa manusia sudah terlalu banyak.

Pendapat ini dikukuhkan oleh guru kami Syekh Muhammad Ali Yamani hafizhahullah

 من باب التفاؤل : هل سينقص الوباء أو يرتفع مع طلوع الثريا في النصف الثاني من شهر رمضان المبارك لعام ١٤٤١هجرية ؟ روى الإمام أحمد بن حنبل رحمه الله تعالى في مسنده (٥١٠٥) بسند صحيح على شرط الإمام البخاري عن سيدنا عثمان بن عبد الله بن سراقة رضي الله عنه قال: سألت ابن عمر رضي الله عنهما عن بيع الثمار؟ فقال: نهى رسول الله صلى الله عليه وسلم عن بيع الثمار حتى تذهب العاهة . قلت: ومتى ذاك؟ قال: حتى تطلع الثريا. وروى الإمام أحمد بن حنبل رحمه الله تعالى في مسنده (٢٢٨٦) عن سيدنا أبي هريرة رضي الله عنه ، عن النّبيّ صلّى اللّه عليه وسلّم قال: " ما طلع النّجم صباحًا قطّ وبقوم عاهةٌ إلّا رفعت عنهم أو خفّت ". قال أبو العباس : وهو حديث حسن بمجموع طرقه وشواهده. قال ابن عبدالبر رحمه الله تعالى في التمهيد (٢/١٩٣): هذا كلّه على الأغلب وما وقع نادرًا فليس بأصلٍ يبنى عليه في شيءٍ، والنّجم هو الثّريّا لا خلاف ها هنا في ذلك. وقال الإمام القرطبي رحمه الله تعالى في تفسيره (٧/٥١) : وهذا الينع الّذي يقف عليه جواز بيع التّمر وبه يطيب أكلها ويأمن من العاهة هو عند طلوع الثّريّا بما أجرى اللّه سبحانه من العادة وأحكمه من العلم والقدرة. والثّريّا النّجم لا خلاف في ذلك. وطلوعها صباحًا لاثنتي عشرة ليلةً تمضي من شهر أيّار، وهو شهر مايو. و قال ابن الأثير في النهاية في غريب الحديث والأثر (٥/٢٤): وأراد بطلوعها طلوعها عند الصّبح، وذلك في العشر الأوسط من أيّار. اهـ. قال أبو العباس: قد ذكر أكثر أهل العلم أن المراد بالعاهة في الحديث هي العاهة التي تصيب الثّمار خاصّةً، بينما ذهب بعض أهل العلم إلى أن العاهة في الحديث عامة وتشمل العاهات التي تصيب بني آدم. وقال الإمام السمعاني رحمه الله تعالى في تفسيره (٦/٣٠٦) : وقد ورد عن النّبي أنه قال: " إذا طلع النّجم رفعت العاهة عن كل بلد " وذلك مثل الوباء والطواعين والأسقام وما يشبهها. و الإمام قال المناوي في التيسير بشرح الجامع الصغير (٢/٣٥٢): ما طلع النّجم يعني الثريا عند الصّبح وبقوم عاهة في أنفسهم من نحو مرض ووباء أو في مالهم من نحو ثمر وزرع إلا رفعت عنهم بالكلّيّة أو خفت أي أخذت في النّقص. اهـ. قال أبو العباس عبدالإله العباسي وبعد تتبعي لأخبار الأوبئة والطواعين في كتب التاريخ والتراجم ترجح لدي أن الحديث عام ويشمل كذلك الطواعين والأوبئة فإنها إن أصابت الناس ووافق انتشارها بينهم طلوع الثريا في العشر الأواسط من شهر مايو / أيار فإنها غالبا ما تخف وتنقص أو ترتفع بالكلية وذلك بما أجراه الله من العادة، والله أعلم. الشيخ محمد علي يماني

Imam Ibnu Hajar al-Asqalani, Imam Badruddin al-Aini, Imam Ibn Bathhal, Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah mengatakan Wabah akan berakhir pada awal musim panas. Pendapat ini juga disetujui oleh penelitian para dokter modern yang mengatakan bahwa Virus itu akan hilang pada musim panas. Penelitian sedari dulu, virus kaga betah kaga nyaman dengan yang namanya musim panas. Imam as-Shan'ani, Syekh Ahmad Bin Abdurrahman as-Saati menyebutkan masa aktif virus itu selama 50, 51 52 atau 53 hari saja. Semua itu bisa terjadi dengan kehendak Allah Taala.

Sekali lagi, jangan memvonis ini pendapat sesat, memperkosa hadis, manipulasi hadis atau sebagainya !! Semua yang saya sebut adalah pendapat ulama, pendapat ulama saja saya tidak berani menyalahkan mereka terlebih lagi sampai dituduh telah memperkosa hadis, (Maadzallah).

Tulisan ini hanya sebagai bentuk tafaul (berharap baik) semoga dengan izin Allah Taala corona benar-benar akan musnah di saat bulan mei atau awal musim panas. Juga Sebagai Tasliyah (menghibur) hati manusia yang sedang terguncang karena ketakutan dengan virus corona ini. Yang sehat saja bisa jadi sakit bila terlalu takut apalagi yang sudah sakit. (meskipun ada pendapat lain menyebutkan bahwa pernah terjadi wabah ada yang sampai 3 sampai 4 tahunan). Naudzubillah.

Komentar Abuya KH Munir Mahyuddin Hafizhahullah:

Saat ini kita tidak terlalu butuh dengan pandangan yang rajih (kuat) atau marjuh (lemah) seputar tafsir hadits terbitnya bintang tsurayya. Jika sudah ditemukan pandangan ulama yang muktabarah  (bisa dipertanggungjawabkan) menyalakan pelita kata العاهة ini tetap dalam bingkis cahaya keumumannya, saya ingin mengajak kita semua untuk memviralkannya, meski itu adalah pandangan yang marjuh (lemah).

Menurut saya, Karena yang kita butuhkan saat ini adalah (من باب التفاؤل) yang berseratkan harapan besar segera diangkatnya wabah C-19 ini. Beranjak dari pantai tafa'ul ini pula, kita labuhkan harapan mudah-mudahan tumbuh subur tunas-tunas unggul semangat berdo'a, sehingga pada saat yang sama akan mampu menumbuhkan imun setiap kita.

Oleh; H. Rizqi Dzulqornain al-Batawi (rohimahullah)