Fikroh.com - Dunia maya kembali heboh dengan unggahan video yang memperlihatkan sebuah pernikahan sesama besan sendiri. Hal ini pun sontak mencuri perhatian warganet. Pasalnya kejadian ini sangat jarang terjadi di Tanah Air.

Kejadian ini diketahui melalui salah satu unggahan pengguna akun TikTok @yeniindriyani01 yang diunggah pada Kamis (6/8) lalu. Video tersebut memperlihatkan sebuah prosesi akad nikah yang dilakukan sosok pria dan wanita yang ternyata keduanya merupakan besan.

Suamiku Adalah Kakak Tiri-Ku


Dalam unggahan tersebut Yeni menyematkan caption yang cukup menggelitik, layaknya sebuah judul sinetron yang kerap tampil di salah satu stasiun televisi swasta di Tanah Air.

Hukum Menikah dengan Besan

Mengutip keterangan Republika, yang diambil dari penjelasan Ust Bachtiar Nasir, bahwa menikah dengan besan adalah sah dan halal, karena tidak ada larangan dalam Al-Quran. Karena besan tidak termasuk mahram atau orang yang haram dinikahi.

Dalam surat An-Nisa ayat 23 Alloh menjelaskan secara terperinci tentang macam-macam perempuan yang haram dinikahi oleh seorang laki-laki, yaitu mantan istri bapak, ibu yang melahirkannya, anak perempuannya sendiri, saudara perempuannya sendiri, saudara perempuan bapaknya (bibi dari pihak bapak), saudara perempuan ibunya (bibi dari pihak ibu), dan anak perempuan dari saudara laki-laki (keponakan dari jalur saudara laki-laki).

Lainnya adalah anak perempuan dari saudara perempuan (keponakan dari jalur saudara perempuan), perempuan yang pernah menyusuinya (ibu susuan), saudara perempuan sepersusuan, ibu dari istri (mertua), anak tiri yang ibunya sudah dicampuri olehnya, istri anaknya sendiri, dan saudara istri, jika masih menjadi istrinya (mengumpulkan dua wanita bersaudara sekaligus dalam hubungan pernikahan).

Dalam ayat setelahnya Allah menegaskan, ’’Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina.’’ (QS an-Nisa` [4]: 24).

Dalam ayat ini, Allah juga mengharamkan menikah dengan perempuan yang masih bersuami (masih menjadi istri orang). Kemudian, Allah menegaskan, selain yang disebutkan dalam ayat-ayat di atas maka boleh dinikahi. Rasulullah menjelaskan, hubungan sepersusuan itu juga mengharamkan sebagaimana hubungan nasab.

Besan Bukan Mahram

Dari semua yang diharamkan menurut ayat diatas tidak disebutkan mertua dari anak atau besan, maka kesimpulannya, sah dan halal hukumnya bagi mereka untuk menikah karena itu termasuk ke dalam apa yang dibolehkan oleh Allah dalam firman-Nya. ‘’Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian.’’ (QS an-Nisa : 24). Wallahu a’lam bish shawab.

Ustaz Bachtiar Nasir

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama