Notification

×

Iklan

Iklan

Profil Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Hasan Dumfu

Minggu | Juni 28, 2026 WIB | 0 Views
Profil Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Hasan Dumfu

Fikroh.com - Ulama keturunan Indonesia asal Dompu yang berkiprah sebagai profesor di Kerajaan Arab Saudi, pakar ilmu hadis dan studi Islam, serta dikenal melalui dedikasinya dalam pendidikan tinggi dan pembinaan generasi akademisi.

Profil Singkat Tokoh


Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Hasan Dumfu merupakan salah satu ulama kontemporer di Kerajaan Arab Saudi yang memiliki garis keturunan Indonesia. Kedua orang tuanya berasal dari Kabupaten Dompu, Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, sedangkan beliau lahir di Kota Thaif pada tahun 1378 Hijriah (sekitar 1958 Masehi).

Di lingkungan akademik Timur Tengah, beliau dikenal sebagai pakar ilmu hadis dan studi Islam yang mengabdikan sebagian besar perjalanan hidupnya di dunia pendidikan tinggi. Kiprahnya lebih banyak berlangsung di ruang-ruang akademik daripada di panggung publik. Meski tidak banyak tampil di media, kontribusinya dalam membina mahasiswa, mengembangkan pendidikan tinggi, dan menghasilkan karya ilmiah menjadikan beliau sebagai salah satu tokoh keturunan Indonesia yang memiliki posisi penting di lingkungan akademik Arab Saudi.

"Kemuliaan ilmu tidak hanya terletak pada banyaknya pengetahuan yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya."

Latar Belakang Keluarga


Syaikh Abdullah lahir dan dibesarkan di Kota Thaif, sebuah kota yang terletak di kawasan pegunungan sebelah tenggara Makkah. Walaupun lahir di Arab Saudi, beliau berasal dari keluarga perantau Indonesia. Ayah dan ibunya merupakan keturunan asli Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Nama belakang "Dumfu" merupakan bentuk pelafalan bahasa Arab dari nama Dompu, yang hingga kini tetap menjadi identitas keluarga beliau. Nama tersebut menjadi simbol keterikatan dengan tanah leluhurnya di Pulau Sumbawa sekaligus mencerminkan jejak diaspora Indonesia di Timur Tengah.

Latar Belakang Pendidikan


Seluruh pendidikan tinggi Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Hasan Dumfu ditempuh di Kerajaan Arab Saudi.

Beliau meraih gelar Doktor (Ph.D.) dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Su'ud Al-Islamiyah (Imam Muhammad ibn Saud Islamic University/IMSIU), Riyadh, salah satu universitas Islam paling bergengsi di dunia yang dikenal sebagai pusat pengembangan ilmu syariah, hadis, akidah, dan bahasa Arab.

Melalui perjalanan akademik yang panjang, beliau kemudian mencapai jenjang Profesor (Ustadz/أستاذ) pada Departemen Studi Islam, Fakultas Sastra dan Humaniora, Universitas Thaibah, Madinah. Dalam sistem pendidikan tinggi Arab Saudi, jabatan profesor merupakan jenjang akademik tertinggi yang diperoleh melalui proses penilaian ketat berdasarkan publikasi ilmiah, penelitian, pengabdian akademik, serta pengalaman mengajar.

Perjalanan Karier dan Organisasi


Sebagian besar perjalanan akademik beliau berlangsung di Universitas Thaibah (Taibah University), Madinah, salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Kerajaan Arab Saudi.

Dalam perjalanan kariernya, beliau dipercaya mengemban berbagai jabatan strategis, antara lain sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah, Dekan Pascasarjana, serta Dekan Fakultas Sastra dan Humaniora (Adab wa Ulum Insaniyah) Universitas Thaibah pada periode 1434–1437 Hijriah.

Selain menjalankan tugas sebagai profesor, beliau juga aktif sebagai anggota berbagai dewan ilmiah universitas, pembimbing mahasiswa program magister dan doktor, serta penguji tesis dan disertasi di sejumlah perguruan tinggi di Arab Saudi.

Kepercayaan tersebut menunjukkan pengakuan terhadap kapasitas akademik dan integritas beliau dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam.

Kontribusi terhadap Masyarakat


Kontribusi terbesar Syaikh Prof. Dr. Abdullah Dumfu berada pada bidang pendidikan tinggi dan pengembangan ilmu keislaman.

Selama bertahun-tahun beliau mengabdikan diri untuk mendidik mahasiswa, membimbing penelitian, mengembangkan kurikulum, serta meningkatkan mutu pendidikan Islam di lingkungan Universitas Thaibah. Banyak mahasiswa yang pernah dibimbingnya kemudian berkiprah sebagai dosen, peneliti, hakim, pendidik, maupun ulama di berbagai negara.

Bagi masyarakat Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat, kiprah beliau menjadi bukti bahwa putra keturunan Indonesia mampu memberikan kontribusi nyata di tingkat internasional melalui jalur pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Pemikiran atau Gagasan Tokoh


Syaikh Abdullah dikenal sebagai sosok yang sederhana, rendah hati, dan lebih memilih mengabdikan hidupnya di ruang kuliah daripada mengejar popularitas.

Pendekatan akademiknya menekankan pentingnya ketelitian dalam penelitian, penguasaan sumber-sumber klasik Islam, serta kesinambungan tradisi keilmuan. Bagi beliau, pendidikan bukan sekadar proses transfer ilmu, melainkan pembentukan karakter ilmuwan yang menjunjung integritas, objektivitas, dan tanggung jawab terhadap masyarakat.

Karya Ilmiah


Sebagai profesor di bidang studi Islam dan hadis, beliau dikenal produktif menghasilkan karya ilmiah yang diterbitkan oleh penerbit-penerbit akademik di Timur Tengah. Di antaranya:

  • Marwiyyāt al-Imām al-Zuhrī al-Mu‘allah fī Kitāb al-‘Ilal li al-Dāraquṭnī.
  • Ibrāhīm bin Muḥammad bin Sufyān: Riwāyatuhu wa Ziyādātuhu wa Ta‘līqātuhu ‘alā Ṣaḥīḥ Muslim.
  • Ibnu Abī al-Dunyā wa Muṣannafātuhu al-Maṭbū‘ah: ‘Arḍ wa Naqd.

Karya-karya tersebut memperlihatkan konsistensi beliau dalam bidang ilmu hadis, biografi ulama, kritik naskah, dan studi keislaman.

Prestasi atau Penghargaan


Beberapa capaian penting yang terdokumentasi dalam sumber-sumber publik antara lain:

  • Profesor Departemen Studi Islam, Fakultas Sastra dan Humaniora Universitas Thaibah.
  • Doktor lulusan Universitas Islam Imam Muhammad bin Su'ud Al-Islamiyah, Riyadh.
  • Dekan Fakultas Tarbiyah Universitas Thaibah.
  • Dekan Pascasarjana Universitas Thaibah.
  • Dekan Fakultas Sastra dan Humaniora Universitas Thaibah.
  • Anggota berbagai dewan ilmiah universitas.
  • Pembimbing dan penguji tesis maupun disertasi program magister dan doktor.
  • Penulis sejumlah buku dan karya ilmiah di bidang hadis dan studi Islam.

Penutup Inspiratif


Perjalanan hidup Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Muhammad Hasan Dumfu menunjukkan bahwa dedikasi terhadap ilmu pengetahuan dapat melampaui batas negara, budaya, maupun asal-usul.

Sebagai putra keturunan Dompu yang lahir dan berkiprah di Tanah Suci, beliau membuktikan bahwa ketekunan menuntut ilmu, integritas akademik, dan pengabdian dalam dunia pendidikan mampu menghadirkan manfaat yang luas bagi umat.

Kiprahnya menjadi inspirasi bahwa membangun peradaban tidak selalu dilakukan dari panggung yang ramai, tetapi juga melalui ruang kuliah, perpustakaan, penelitian, dan proses panjang mendidik generasi penerus dengan ilmu yang bermanfaat.

Catatan Penulis


Tulisan ini disusun berdasarkan sumber-sumber publik yang dapat ditelusuri, meliputi pemberitaan media, publikasi universitas, dokumentasi akademik, katalog karya ilmiah, serta sumber terbuka lainnya yang relevan. Penulisan difokuskan pada rekam jejak, karya, dan aktivitas publik yang terdokumentasi. Informasi yang belum ditemukan dalam sumber yang memadai atau belum dapat diverifikasi secara independen tidak diuraikan lebih lanjut demi menjaga akurasi.

Foto yang digunakan dalam publikasi ini merupakan hasil penyuntingan digital berbasis foto tokoh yang telah tersedia di ruang publik dan digunakan untuk kepentingan ilustrasi profil.

Profil ini merupakan bagian dari upaya Desa Smart untuk mendokumentasikan tokoh-tokoh yang memiliki kontribusi, gagasan, karya, maupun peran dalam kehidupan sosial, budaya, pendidikan, pemerintahan, ekonomi, dan pembangunan masyarakat.
×
Berita Terbaru Update