Notification

×

Iklan

Iklan

Italia dan Spanyol Kerahkan Kapal Perang untuk Lindungi Flotilla Bantuan Gaza

Rabu | September 24, 2025 WIB | 0 Views
Italia dan Spanyol Kerahkan Kapal Perang untuk Lindungi Flotilla Bantuan Gaza

Italia dan Spanyol Kerahkan Kapal Perang untuk Lindungi Flotilla Bantuan Gaza Setelah Serangan Drone

Fikroh.com - Kamis 25 September 2025 – Italia dan Spanyol mengambil langkah tegas dengan mengerahkan kapal perang guna melindungi Global Sumud Flotilla, misi sipil internasional yang membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. Langkah ini menyusul serangan drone pada 24 September lalu yang menghantam kapal flotilla di perairan internasional. Para aktivis menyebut insiden tersebut sebagai upaya intimidasi terhadap misi kemanusiaan.

Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto dengan keras mengecam serangan tersebut yang ia sebut sebagai tindakan “tidak dapat diterima” dari Israel, serta menandakan “pemerintahan yang telah kehilangan akal dan kemanusiaannya.” Pada pukul 03.50 dini hari, Crosetto memerintahkan fregat multiperan Fasan untuk meninggalkan patroli di utara Kreta dan bergerak menuju flotilla guna melakukan operasi pengamanan maupun penyelamatan jika diperlukan.

Tak hanya itu, para diplomat Italia juga segera menghubungi jalur komunikasi militer Israel dan Italia, menegaskan bahwa Roma tidak akan tinggal diam ketika warganya berada dalam ancaman.

Beberapa jam kemudian, Spanyol menyusul langkah Italia. Perdana Menteri Pedro Sánchez mengumumkan pengerahan kapal angkatan laut dari Cartagena. Ia menegaskan bahwa langkah ini dilakukan demi menjamin hak warga Spanyol untuk “berlayar di Laut Mediterania dengan aman” serta menuntut “penghormatan penuh terhadap hukum internasional.”

Seorang aktivis flotilla, Mariam Abu Samra, menyebut kehadiran kapal perang Eropa sebagai “momen bersejarah.”

“Selama bertahun-tahun, kami diserang, diintimidasi, bahkan ditahan tanpa alasan ketika mencoba membawa bantuan ke Gaza. Kali ini, dunia melihat dan negara-negara besar akhirnya berdiri bersama kami,” ujarnya melalui sambungan satelit.

Dari pihak Palestina, Dr. Basem Naim, anggota Komite Tinggi untuk Hubungan Internasional di Gaza, menyampaikan apresiasi mendalam.

“Kehadiran Italia dan Spanyol bukan hanya perlindungan bagi kapal bantuan, tapi juga sinyal bahwa blokade ilegal ini mulai ditantang secara nyata. Rakyat Gaza yang terjebak dalam kelaparan melihat ini sebagai cahaya harapan.”

Tindakan kedua negara Eropa ini dinilai sebagai sinyal kuat—bukan hanya solidaritas, tetapi juga bentuk perlawanan terbuka terhadap blokade Israel dan kebijakan hukuman kolektifnya di Gaza.

Bagi rakyat Palestina yang selama ini menghadapi kelaparan dan gempuran militer, kehadiran kapal perang Eropa di samping armada sipil membawa arti lebih dari sekadar perlindungan. Itu adalah pesan bahwa dunia internasional mulai berani menantang sebuah agresi yang selama ini nyaris tak tersentuh.
×
Berita Terbaru Update