Sederet Kasus Penyerangan Ulama Dulu hingga Kini

Fikroh.com - Kasus penyerangan para ulama dan dai sudah sejak lama terjadi. Berbagai modus dan latar belakang penyerang juga beragam. Namun demikian hal ini diyakini sebagai konsekuensi seorang dai yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Berikut ini sederet peristiwa penyerangan terhadap ulama dan dai yang pernah terjadi di masa lampau dan kini. Dalam dan luar negeri.

Syaikh Abdullah bin Umar Mar'ie

Kita mulai dari ulama Yaman, Syaikh Abdullah bin Umar Mar'ie. Beliau pernah mengimami shalat subuh dalam keadaan lengan kiri beliau mengeluarkan bercak darah. Salah seorang saksi Nashib Annamuri rahimahullah berkisah bahwa ternyata semalam beliau dihadang gerombolan bersenjata, mobil beliau diberondong dari depan. 

Sebutir peluru sempat menyerempet lengan kiri beliau. Syaikh lalu meraih pistol beliau dan membalas serangan dengan beberapa tembakan sampai gerombolan tersebut kabur melarikan diri.

Syaikh Abdurrahman Al Adeni

Hampir sama dengan sang Kakak Syaikh Abdullah bin Umar Mar'ie, adik beliau Syaikh Abdurrahman Al Adeni rahimahullah lebih tragis. Ketika akan mengimami shalat dhuhur, di perjalanan ke masjid beliau diberondong sampai meninggal oleh sekelompok orang.

Syaikh Yasin Al Adeni

Bernasib sama, Syaikh Yasin Al Adeni rahimahullah, pentahqiq Syarah Thohawiyyah karya Ibnu Abil Izz pun demikian, beliau meninggal karena bom yang dipasang di mobil beliau. Peristiwa terjadi di Yaman.

Syaikh Ihsan Ilahi Zhahir

Di Pakistan hampir semua orang tahu kisah Syaikh Ihsan Ilahi Zhahir, ulama yang banyak membongkar kesesatan kaum sufi ekstrim dan juga syi'ah. Bom meledak ketika beliau sedang berceramah.

Dan sebelum mereka, banyak lagi ulama yang gugur di medan dakwah. Bahkan para nabi. 

Syaikh Ali Maksum

Syaikh Ali Maksum di pukul dengan linggis. Hampir mirip seperti Syaikh Ali Jabeer, ketika beliau berada di panggung podium tiba-tiba tidak tau dari mana ada orang nyelonong naik membawa sesuatu di bungkus kain putih yang ternyata adalah linggis.

Dan beliau di pukul linggis hingga terluka parah dan di rawat di Rumah sakit selama 2 bulan.

K.H Hakam Mubarok

Korban berikutnya adalah Pimpinan Pondok pesantren Muhammadiyah Karangasem Paciran Lamongan, Jawa Timur, KH. Hakam Mubarok.

Putra KH. Abdurrahman Syamsuri itu, diserang orang gila ketika Sholat Dzuhur di Masjid Al-Manar akan di mulai, Minggu (18/2/2018).

Pelaku berhasil diamankan, setelah ditangkap diberi cat merah rambutnya kemudian diserahkan ke pihak berwajib untuk penyelidikan lebih lanjut.

Imam Masjid Yazid Umar

Imam masjid di Pekanbaru ditusuk oleh seorang pria saat tengah berdoa seusai shalat Isya.

Adalah Yazid Umar Nasution (36) Imam Masjid Al-Falah, Jalan Sumatera, Kota Pekanbaru, tak menyangka dirinya akan menjadi sasaran penyerangan lelaki berinisial IM (24), Kamis (23/7/2020).

Peristiwa terjadi saat ia selesai memimpin salat Isya berjamaah. Ketika itu posisinya masih di tempat imam, guna memimpin doa.

Syaikh Ali Jaber

Tragedi terbaru, Ulama Syekh Moh Ali Jaber ditusuk orang tak dikenal saat mengisi kajian di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang, Pusat, Bandarlampung, Ahad (13/9) sore. Syekh Ali Jaber mengalami luka pada bagian atas tangan kanannya.

Jamaah yang hadir kemudian langsung menangkap lelaki yang melakukan penusukan terhadap Syekh Ali Jaber, dengan identitas pelaku penikaman merupakan seorang pemuda berumur 24 tahun bernama Alpin Andrian Bin M. Rudi, yang merupakan warga Gang Kemiri, RT 33 Kelurahan Suka Jawa Kecamatan Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung. Aparat kepolisian langsung mengamankan pelaku ke tempat pos polisi.

Ref.: Dikutip dari berbagai sumber

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama