Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Kader PKS, Bupati Pasaman Barat Ajak Umat Islam Shalat Berjamaah

Kader PKS, Bupati Pasaman Barat Ajak Umat Islam Shalat Berjamaah

Fikroh.com - Bupati Pasaman Barat, Sumatera Barat, Hamsuardi mengajak umat Islam di daerah itu melaksanakan shalat berjamaah di masjid. Sebab, jelas Bupati Hamsuardi, shalat berjamaah di masjid banyak manfaatnya.

Lebih jauh, Bupati mengaku akan membuat kebijakan terkait sejumlah kegiatan keagamaan di Pasaman Barat. “Banyak manfaat melaksanakan shalat berjamaah. Mari ramaikan masjid,” ujar Bupati di Simpang Empat, Kamis (11/03/2021). 

“Shalat berjamaah ini manfaatnya sungguh sangat luar biasa. Apalagi di waktu shalat subuh,” kata Bupati juga dikutip dari laman Antara News.

Terkait Aparatur Sipil Negara (ASN), Bupati menilai para ASN harus menyadari pentingnya shalat berjamaah di setiap waktunya. Sehingga akan terlihat kedisiplinan seorang hamba dalam mengabdi kepada Allah. Para ASN harus sadar bahwa shalat berjamaah ini manfaatnya sungguh luar biasa, apalagi subuh berjamaah.

“Saya menginginkan dilakukannya shalat berjamaah di setiap waktu nantinya,” ujar Bupati. Sebab kewajiban shalat berjamaah itu kewajiban bagi seluruh kaum Muslim, ujarnya.

Bupati Hamsuardi mengaku tak mau gegabah mengambil kebijakan untuk mengharuskan shalat berjamaah bagi ASN di Masjid Agung Pasaman Barat atau di masjid di sekitaran pekantoran.

Bupati meyakini jika dirinya menyampaikan imbauan untuk shalat berjamaah, maka akan banyak yang mengikuti imbauan itu. “Namun yang saya khawatirkan, ketika saya dinas luar, apakah para ASN ini masih banyak hadir,” ujar Bupati Hamsuardi.

Bupati pun mengaku akan memberikan pemahaman dulu terhadap  ASN ini. Selain itu, ia mengaku lebih dulu akan memberikan contoh dengan kebiasaan rutinitas shalat berjamaah di masjid-masjid terdekat saat masuk setiap waktu shalat fardhu.

Di samping itu, Bupati mengatakan bakal mengangkat kembali penyuluh agama atau dai jorong. “Kita juga telah menyampaikan kepada seluruh camat dan wali nagari atau kepala desa tentang dai jorong ini. Jadi semua jorong yang ada di Pasaman Barat ini harus ada dainya,” kata Hamsuardi.

Dalam setiap kegiatan yang akan diwacanakan, jelasnya, harus ada programnya terlebih dahulu, sehingga semua kebutuhan masyarakat bisa dijalankan. “Kita ingin perintah agama tegak di Pasaman Barat ini, sehingga anak-anak kita ke depannya memiliki landasan agama yang kuat,” kata Hamsuardi.*