Usai Resmikan Masjid Miliknya, Habib Muhammad bin Achmad Al-Attas Wafat

Fikroh.com - Kabar duka, Bumi Serambi Mekkah Aceh kembali kehilangan salah seorang ulama sepuh terbaiknya yang merupakan dzurriyah Rasulullah Saw, Al-Habib Muhammad bin Achmad Simpang Ulim, Aceh Timur.

Beliau telah berpulang ke rahmatullah sekitar pada pukul 00.00 WIB, Senin, (18/1/2021), bertempat di Gampong Pucok Alue Dua, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur.

Berita kepergian Habib Muhammad yang baru saja meresmikan Masjid Ba'lawi ke-5 di dunia begitu cepat tersebar via medsos atau WhatsApp.

"Innalilahi wa Inna ilaihi raji'un, telah meninggal dunia Habib Muhammad bin Achmad al-Attas Simpang Ulim, Senin, Jam 00.00 Wib, 18 Januari 2021," kata Sayed Ali Tumpok Teungeuh yang dikutip WA-nya.

Kebenaran informasi ini, redaksi kembali memastikan informasi tersebut kepada  Habib Afas salah seorang asisten Habib Muhammad bin Achmad al-Attas

"Benar Habib Muhammad bin Achmad al-Attas Simpang Ulim telah berpulang ke rahmatullah," ungkapnya melalui WhatsApp kepada media ini, Senin, (18/1/2021)

Sementara itu saat redaksi menanyakan kepada Habib Afas kepastian dikebumikan di perkarangan Masjid Ba'lawi atau perkuburan keluarga Habib Muhammad.

"Perkarangan Masjid Ba'lawi," jawabannya singkat saat memberikan jawaban tersebut.

Informasi yang dihimpun media ini dan dikutip dari tulisan Habib Maksin bin Achmad Alatas (lintas Atjeh) disebutkan bahwa sosok Al-Habib Muhammad bin Achmad al-Attas dilahirkan pada hari Minggu atau malam Senin 18 Rabiul Awal 1361 (03 Mei 1942) di Dusun Jeruk, Gampong Pucok Alue Dua, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur.

Tentunya kelahiran dan meninggalnya Habib Muhammad al-Attas Simpang Ulim pada hari yang sama. Habib Muhammad dilahirkan dari pasangan yang bernama AlHabib Achmad bin Husin al-Attas, ibundanya Syarifah Asyura binti Hasan al-Kaff. Habib Muhammad mempunyai lima saudara yang semuanya meninggal sebelum Habib Muhammad menanjak dewasa.

Habib Muhammad sejak kecil sudah menjadi perantau mulai di Medan hingga ke Jakarta. Habib Muhammad saat sudah dewasa memohon izin kepada Ibundanya hijrah dan merantau ke Jakarta. Seorang musafir dengan status tidak adanya sanak keluarga tentunya hidup berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat yang lainnya. Akhirnya pernah suatu ketika pernah mengikuti pengajian di Majlis Ta'lim Masjid An-Nur Petamburan Jakarta dengan Habib Achmad bin Ali Alatas. Singkat cerita menikahlah Habib Muhammad dengan Puteri Habib Achmad bin Ali Alatas.

Pernikahan Habib Muhammad bin Achmad dengan Syarifah Maryam binti Achmad dikaruniai seorang putri bernama Syarifah Fatimah. Putri Habib Muhammad ini dinikahi oleh Habib Muksin bin Zet Alatas.

Selanjutnya dalam catatan biografinya disebutkan bahwa semasa hidupnya Habib Muhammad bin Achmad pernah belajar agama di Hadramaut Yaman Selatan. Sementara itu di Singapura Habib Muhammad bin Achmad juga pernah belajar dengan Syekh Chotib, diantara guru Habib Muhammad bin Achmad yang lainnya yaitu Habib Ali bin Husin al-Attas, Habib Ali AlHabsyi Kwitang, Habib Anis Solo juga para Habaib lainnya serta para ulama di Nusantara ini.

Selanjutnya Habib Muhammad bin Achmad dalam sejarah kehidupannya pernah menetap di Mekkah Al-Mukarramah selama 13 tahun. Habib Muhammad tidak pernah lepas shalat lima waktu di Masjidil Haram dan selama hayatnya pernah menunaikan ibadah haji lebih dari 29 kali.

Tatkala suatu ketika  Habib Muhammad bin Achmad al-Attas pernah mengutarakan bahwa Masjid Ba'lawi yang telah diresmikan itu dan merupakan Masjid Ba'lawi ke-5 tersebut merupakan cita-cita terakhirnya dan setelah itu Habib akan pergi.

Source: Kompasiana

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama