Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Solid, Turki, Pakistan dan Azerbaijan Sepakat Lawan Diskriminasi Muslim

Solid, Turki, Pakistan dan Azerbaijan Sepakat Hadapi Diskriminasi Muslim

Fikroh.com - Para menteri luar negeri Pakistan, Turki, dan Azerbaijan hari ini, Rabu (13/1), membahas sejumlah kesepakatan di Islamabad, dan menegaskan kekompakan ketiga negara untuk mengembangkan kerja sama militer, pertukaran perdagangan, dan koordinasi posisi politik.

Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mahmood Qureshi, mengatakan bahwa pertemuan tersebut memberikan kesempatan untuk belajar tentang "tantangan bersama yang kami hadapi, dan kami memperbarui dukungan kami untuk keamanan nasional negara kami."

"Kami percaya bahwa penyelesaian masalah Siprus didasarkan pada fakta bahwa ada dua komunitas yang diakui, yang diatur dalam resolusi PBB," tambahnya.

Adapun Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, ia menunjukkan bahwa volume perdagangan antara negaranya dan Pakistan mencapai $ 100 juta, dengan mengatakan bahwa angka ini "harus ditingkatkan".

Ihsanoglu menunjuk pada kerja sama pertahanan tingkat tinggi antara Pakistan dan Turki, menambahkan bahwa "ini menggembirakan."

Dia mengatakan bahwa pertemuan itu "membahas masalah Kashmir, Siprus, Nagorno Karabakh dan Mediterania timur."

Ihsanoglu mengumumkan bahwa Ankara, Islamabad dan Baku telah memutuskan untuk mengambil langkah penting terkait dengan peningkatan keamanan, stabilitas dan kemakmuran.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Azerbaijan, Jeyhun Bayram Off, memuji dukungan Pakistan dan Turki untuk Azerbaijan dalam kasus Nagorno Karabakh, dan mengatakan bahwa "posisi mereka mencerminkan menjadi mitra dan teman."

“Kami memiliki kesamaan visi untuk mengembangkan kerja sama antar negara, dan saya mengajak Anda untuk berpartisipasi dalam upaya membangun kembali tanah yang baru dibebaskan,” tambahnya.

Dalam konteks yang sama, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menerima Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, yang menekankan pentingnya hubungan politik yang luar biasa antara kedua negara.

Khan dan Cavusoglu juga menekankan perlunya memperkuat hubungan kerja sama di bidang perdagangan, pertahanan, investasi dan budaya.

Kashmir dan Islamophobia

Khan mengucapkan terima kasih kepada Turki atas sikap mendukungnya pada masalah Kashmir, mencatat bahwa India mengambil langkah-langkah yang mengancam keamanan dan stabilitas di wilayah tersebut.

Perdana Menteri mengacu pada pentingnya mengakhiri konflik di Afghanistan dengan cara damai, menunjuk pada kontribusi yang dibuat oleh negaranya dalam konteks ini.

Dia menyerukan kerja sama antara negaranya dan Turki untuk memerangi Islamofobia, dan untuk memberikan penjelasan yang lebih baik tentang cinta dan penghormatan umat Islam terhadap Nabi Muhammad, semoga Tuhan memberkatinya dan memberinya kedamaian.

Presiden Pakistan Aref Alawi juga menerima Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu, dan kedua belah pihak menekankan pentingnya aksi bersama terkait upaya memerangi Islamofobia, kejahatan rasial, dan intoleransi terhadap Islam.

Presiden Pakistan menganugerahi menteri Turki medali "Bulan Sabit Pakistan" dalam upacara penghormatan di Istana Kepresidenan di Islamabad.