Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Hadiri Peresmian Fregat F515 Istif

Fikroh.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan didampingi oleh Menteri Pertahanan Hulusi Akar dan sejumlah pejabat industri pertahanan menghadiri peresmian fregat F515 Istif (I-Class/Istanbul Class) buatan dalam negeri.

Media Turki baik online maupun televisi tengah ramai membahas kapal perang Fregat Istanbul serta tank tempur utama Altay yang diresmikan oleh Presiden Erdogan hari ini (23/1).

Turki mampu memenuhi kebutuhan militernya secara mandiri hingga 70%. Turki juga dinobatkan sebagai negara paling kuat secara militer di Timur Tengah. Kekuatan militernya melampaui Mesir, Iran, Israel dan Saudi.

Secara rangking militer global kekuatan militer Turki berada pada urutan ke 11. Turki juga tengah menyelesaikan kapal induk helikopter kelas Anadolu. Bila selesai sebelum 2023 maka Turki sudah melakukan lompatan teknologi kapal perang yang jauh. 

Dan diprediksi setelah itu Turki juga akan membuat kapal induk. Dengan berhasil membuat kapal induk Turki akan masuk kelas elit militer dunia disamping Amerika, China, Rusia, Inggris dan Prancis.

Erdogan bercita-cita menjadikan Turki sebagai negara yang kuat secara ekonomi, militer dan diplomasi politik dunia. Menurutnya hal itu adalah keharusan bukan pilihan.

Dunia akan mengalami perubahan besar di tahun-tahun mendatang. Kekuatan dunia bukan lagi monopoli Amerika, Rusia, China dan Uni Eropa. Ada kekuatan kelima yang akan muncul serta berpotensi merubah semua tatanan dunia. Dialah Turki.

Sekilas Tentang Fregat Istif

Fregat Istif adalah jenis Fregat kelas ringan sekelas dengan Fregat FREMM Perancis. Fregat I-Class bersama dengan Korvet Ada-Class dan Fregat kelas berat TF2000 Class adalah proyek program Kapal Perang Nasional Turki yang disebut MILGEM.

Dipersenjatai dengan Kanon Meriam 76mm, 2 x 25mm Kanon Aselsan STOP, 1 x Kanon Senjata Cepat 2 laras penangkis rudal Aselsan Gokdeniz, 2 × 324 mm (13 inch) Double Torpedo, 16 x Vertical Launch System (VLS) untuk rudal pertahanan udara HISAR-O atau ESSM (Jumlah ini sama banyak dengan yang dipunyai FREMM), 16 X Rudal Anti Kapal Turki Atmaca (Jumlah ini lebih banyak dari Kapal FREMM buatan Perancis dengan hanya 8 rudal Exocet), Chaff/Flare dan sistem elektronik penangkis rudal dan torpedo serta Hangar untuk Helikopter.

Turki berencana menambah 4 Kapal Perang Fregat jenis Istif menyusul 4 Kapal Korvet kelas Ada yang telah masuk jajaran Angkatan Laut Turki. Selain itu juga dipersiapkan secara matang Fregat kelas berat TF-2000 (8 Kapal) dan Milden (Proyek Kapal Selam kelas berat lokal Turki) pada 2023-2030. Pada 2021 ini kita juga akan menyaksikan masuknya Kapal Selam Kelas Reis Type 214 AIP terbaru (Desain dan mesin buatan jerman namun System elektronik dan pembangunan lokal Turki) kedalam jajaran Armada Turki yang direncanakan seluruhnya akan berjumlah 6 Kapal selam baru.

Pada bulan Desember 2020 Ukraina telah menandatangani kontrak untuk pembuatan 4 kapal Perang Fregat jenis I-Class. Dalam perkembangan terbaru pihak STM sebagai pengembang semua proyek kapal MILGEM akan mengganti suku cadang spareparts buatan Amerika menyusul Embargo yang dikenakan AS dan menggantinya dengan suku cadang spareparts buatan lokal Turki. - Wikipedia.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama