Banjir Besar Terjang Ratusan Tenda Pengungsi Suriah Di Idlib

Fikroh.com - Badai besar telah mendatangkan malapetaka bagi kamp pengungsi Suriah di provinsi Idlib barat laut Suriah. Menurut Koordinator Respon LSM Suriah, curah hujan telah merusak 145 kamp dan juga beberapa jalan yang menjadi akses menuju kamp.

Badai besar pada Senin (18/01/2021) telah mendatangkan malapetaka bagi kamp pengungsi Suriah di provinsi Idlib barat laut Suriah. Menurut Koordinator Respon LSM Suriah, curah hujan telah merusak 145 kamp dan juga beberapa jalan yang menjadi akses menuju kamp.

Sekitar 278 tenda telah hancur total, sementara 513 tenda rusak sebagian, kata Koordinator Tanggap Bencana Suriah. Kamp-kamp di sekitar kota Idlib – Kherbat al-Jawz, Maarat Masrin, Killi, Kafr Yahmoul, Hazano, Harbanush dan Zardana – juga terkena dampak.

Sekitar dua juta warga Suriah mengungsi dari berbagai bagian negara karena pertempuran di Idlib dan sekitarnya.

Diperkirakan lebih banyak curah hujan. “Hujan tidak berhenti selama beberapa hari, dan kami menderita genangan air di antara tenda,” kata Anas Jomaa, direktur kamp Thanawiya di Harbanush, utara Idlib, kepada Middle East Eye.

“Kami telah memindahkan wanita dan anak-anak ke luar kamp karena takut akan lebih banyak banjir.”

Abu Jomaa, seorang pengungsi di kamp al-Watat di Kafr Oruk di pedesaan Idlib utara, mengatakan hujan telah menenggelamkan beberapa kamp dan memaksa banyak keluarga meninggalkan rumah mereka pada malam hari dan berlindung di tempat lain.

Sejak hujan badai tahun lalu, kelompok penyelamat White Helmets telah bekerja untuk mempersiapkan kamp sebelum hujan lebat dengan membuka saluran air dan jalan, selain pekerjaan infrastruktur lainnya. Namun intensitas curah hujan membuat pengendalian kerusakan menjadi sangat sulit.

Sumber: Middle East Eye

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama