Korban Meninggal Gempa Turki Bertambah Menjadi 25 Orang

Fikroh.com - Otoritas Badan Manajemen Bencana (AFAD) menyampaikan korban tewas akibat gempa di Izmir bertambah menjadi 25 orang dan sedikitnya 804 orang menderita luka-luka pada Sabtu.

Dari jumlah itu, sedikitnya 743 orang terluka di Izmir, dan lima di Manisa, dua di Balikesir dan 54 di Aydin.

Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengatakan 435 orang saat ini tengah menjalani perawatan, sementara 25 lainnya berada dalam perawatan intensif.

Sementara 9 orang sedang menjalani operasi.

Dia juga mengatakan 364 orang telah pulang dari rumah sakit usai menjalani perawatan.

AFAD mencatat setidaknya telah terjadi 296 gempa susulan, dengan 27 gempa lebih kuat dari magnitudo-4.0.

Operasi pencarian dan penyelamatan telah selesai di delapan gedung di Izmir - kota terbesar ketiga di Turki berdasarkan populasi.

Sementara upaya pencarian terus berlanjut di sembilan bangunan lainnya, ujar Menteri Lingkungan dan Urbanisasi Murat Kurum.

AFAD mengatakan gempa terjadi pada pukul 2.51 malam waktu lokal atau 11. 51GMT pada kedalaman 16,54 kilometer (10 mil).

Salah satu korban meninggal akibat tenggelam.

Gelombang tsunami

Gubernur Izmir Yavuz Selim Kosger mengatakan gempa tersebut memicu tsunami sebagian di distrik pesisir Seferihisar, yang menyebabkan sedikitnya satu orang terluka.

Lebih dari 475 kendaraan dan hampir 4.000 petugas penyelamat bersama dengan 20 anjing pelacak dikerahkan ke lokasi kejadian.

Komando Penjaga Pantai juga mengerahkan 116 personel, 11 perahu, tiga helikopter dan satu tim penyelam.

Bulan Sabit Merah Turki juga mengirim 112 staf, 137 relawan, 27 kendaraan dan mendirikan lima dapur lapangan dengan kapasitas melayani lebih dari 25.000 orang.

Sebanyak 960 tenda bencana, 4.500 selimut, 3.672 tempat tidur juga dikirim ke wilayah tersebut, lansir AFAD.

Hampir 114.500 masker dan 5.000 disinfektan telah dikirim ke wilayah tersebut untuk didistribusikan oleh tim kesehatan masyarakat dan dukungan psikososial Bulan Sabit Merah Turki.

AFAD juga mengatakan bantuan darurat 5 juta lira Turki (sekitar USD600.000) telah dikirim ke wilayah tersebut oleh Kementerian Keluarga, Tenaga Kerja dan Layanan Sosial.

AFAD mengatakan bahwa gempa bumi lain, berkekuatan 5,1 juga melanda Laut Aegean, 20 kilometer dari distrik Kusadasi di provinsi Aydin Turki.

Komite krisis di Kementerian Pertahanan

Kementerian Pertahanan Nasional membentuk meja krisis setelah gempa bumi, dan dua helikopter militer juga mengambil bagian dalam upaya pencarian dan penyelamatan.

Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mengatakan gempa itu juga dirasakan di kota metropolitan itu, sekitar 328 km utara Izmir, tetapi tidak ada efek buruk apa pun.

Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan beberapa provinsi tetangga di wilayah itu, termasuk Usak, Denizli, Manisa, Balikesir, Aydin, dan Mugla, mengalami kerusakan ringan pada beberapa bangunan.

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Urbanisasi Murat Kurum mengatakan warga terjebak di bawah puing-puing lima bangunan yang hancur akibat gempa.

Kurum juga mendatangi wilayah tersebut, bersama dengan Menteri Pertanian dan Kehutanan Bekir Pakdemirli.

Adil Karaismailoglu, Menteri Perhubungan dan Prasarana, mengatakan tidak ada masalah transportasi maupun komunikasi pasca gempa.

Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Fatih Donmez mengatakan tim kementerian dikerahkan ke wilayah tersebut untuk menghindari masalah pasokan energi.

Presiden Recep Tayyip Erdogan menekankan bahwa pemerintah akan terus mendukung "warganya yang terkena gempa."

"Kami mengambil tindakan yang diperlukan di kawasan dengan semua lembaga dan menteri kami yang bersangkutan," tambah Erdogan.

Menteri Kehakiman Abdulhamit Gul mengatakan penyelidikan dimulai oleh Kantor Kepala Kejaksaan Umum provinsi dan prosedur otopsi serta layanan kedokteran forensik disediakan tanpa henti.

Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun menyampaikan belasungkawa pada keluarga dan rekan-rekan mereka yang meninggal dunia.

"Kami berdoa agar tidak ada korban jiwa lagi di Turki atau Yunani dan kami mengirimkan harapan terbaik kepada semua yang terkena dampak gempa," kata dia melalui Twitter.

Altun menambahkan Turki siap membantu Yunani jika dibutuhkan.

National Observatory of Athens 'Institute of Geodynamics awalnya memperkirakan kekuatan gempa sebesar 6,6, tetapi kemudian direvisi menjadi 6,7.

Gempa tersebut menghantam barat laut pulau Yunani Samos di Laut Aegea, kata observatorium.

Dua anak dilaporkan tewas di Samos.

Sumber: Anadolu

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama