Firenado, Angin Api yang Membakar Amalan

Fikroh.com - Firenado atau disebut juga fire whirl adalah pusaran angin yang bercampur dengan api. Di hari-hari ini sebagian daerah di Amerika Serikat ditimpa bencana kebakaran. Tampak terjadi firenado di sana.

Tahukah anda bahwa fenomena angin yang mengandung api ini dijadikan salah satu perumpamaan dalam Al Quran?

Allah berfirman dalam Al Baqarah ayat ke-266,

أَيَوَدُّ أَحَدُكُمْ أَنْ تَكُونَ لَهُ جَنَّةٌ مِنْ نَخِيلٍ وَأَعْنَابٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ لَهُ فِيهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ وَأَصَابَهُ الْكِبَرُ وَلَهُ ذُرِّيَّةٌ ضُعَفَاءُ فَأَصَابَهَا إِعْصَارٌ فِيهِ نَارٌ فَاحْتَرَقَتْ كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمُ الآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَتَفَكَّرُونَ

"Wahai manusia, apakah salah seorang di antara kalian menginginkan punya sebuah kebun kurma atau anggur yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, dan di kebun itu tumbuh segala macam tumbuh-tumbuhan? Akan tetapi pemiiiknya kemudian menjadi tua dan anak keturunannya lemah, sehingga tidak dapat mengurus kebun itu. Kemudian kebun itu menjadi kering karena tiupan angin panas (api) sehingga tumbuh-tumbuhannya hangus. Demikianlah Allah menjelaskan kepada kalian bukti-bukti kebenaran-Nya, supaya kalian menyadari adanya kekuasaan Allah."

Al Imam Ibnu Katsir menyebutkan bahwa ini adalah perumpamaan bagi orang yang gemar melakukan ketaatan, namun di penghujung usianya dia banyak melakukan kemaksiatan sehingga kebaikan-kebaikan terhapus.

Bagaikan orang yang memiliki kebun, dia rawat dengan baik, namun kemudian kebun itu dilalap oleh angin yang mengandung api maka lenyaplah kebun indahnya tadi.

Syaikh Wahbah Az-Zuhaili berkata: Alloh hendak menjadikan perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya karena Allah kemudian ia mengiringi nafkahnya itu dengan mengungkit-ungkitnya dan menyakiti penerimanya, atau ia melakukan suatu perbuatan yang dapat membatalkannya, maka yang seperti ini adalah sama dengan pemilik taman tadi, akan tetapi ia ditimpa oleh “angina keras,” yaitu angin yang sangat kencang, “yang mengandung api, lalu terbakarlah.” Padahal ia memiliki anak keturunan yang masih kecil-kecil lagi lemah, dan dia sendiri lemah yang telah tua renta. Kondisi seperti ini adalah kondisi yang paling sulit, karena itu Allah membuat perumpamaan ini dengan firmanNya, ”Apakah ada di antara salah seorang dari kamu yang ingin…” hingga akhir ayat, dengan menggunakan rangkaian kalimat pertanyaan yang kengeriannya dapat di pahami oleh orang-orang yang menjadi sasaran pesan (ayat ini). Karena musnahnya dalam sekali waktu sekaligus setelah keindahan pepohonannya dan ranumnya buah-buahnya, maka itu menjadi musibah yang sangat besar. Kemudian terjadinya musibah yang tiba-tiba ini, dan dia memiliki ketirunan yang masih kecil-kecil yang tidak mampu membantunya dan meringankan bebanya adalah masalah lain. Maka subyek dari perumpamaan ini yang telah beramal karena Allah kemudian dia membatalkan amalnya itu dengan sikap yang menafikanya, menyerupai kondisi pemilik taman tadi yang telah terjadi padanya yang telah terjadi ketika keburukanya sangan mendesak kepadanya. Referensi: tafsirweb.com

Semoga Allah menganugerahkan kita akhir kehidupan yang baik.

Penulis: Wira Bachrun

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama