Fikroh.com - Menyembelih hewan qurban saat idul adha bukanlah pekerjaan mudah yang bisa dilakukan sembarang orang. Selain butuh teknik tersendiri, alasan lainnya adalah karena panitia penyembelihan biasanya orang awam yang bukan tukang jagal spesialis. Sehingga akan menyita banyak waktu dan tenaga.

Namun tidak berlaku bagi panitia Masjid Jogokariyan Yogyakarta. Panitia qurban ini berhasil menyembelih 44 ekor sapi dan 39 kambing hanya dalam waktu 4 jam 10 menit. Proses penyembelihan ini terbilang sangat singkat.

Seperti dilansir akun twitter resmi @jogokariyan, proses penyembelihan hewan kurban di Masjid Jogokariyan dilakukan oleh tim yang kompak. Mereka yang terlibat dalam proses penyembelihan hewan kurban sudah berpengalaman, sehingga teknis jagalnya pun sesuai.

Hal inilah yang membuat takmir masjid dan warga setempat berhasil menyelesaikan penyembelihan sejumlah hewan kurban dalam waktu singkat. 

Jika dicermati Rahasia dari efektivitas waktu ini adalah karena rapinya sistem yang diterapkan oleh panitia. Terdapat 

Proses Pemotongan/Penyembelihan

Proses penyembelihan hewan kurban yang dilakukan oleh tim jagal Masjid Jogokariyan dilakukan dengan cepat. Pasalnya seluruh orang yang terlibat memang sudah berpengalaman, ditambah kekompakan mereka saat melakukan proses penyembelihan.

“Qurban ala Masjid Jogokariyan Yogyakarta (@jogokariyan). 44 Sapi, 39 Kambing selesai dalam waktu 4 jam 10 menit!! Begini prosesnya,” tulis @jogokariyan (1/8/2020).

Kegiatan penyembelihan hewan kurban di Masjid Jogokariyan dimulai pada pukul 07.30 WIB dan selesai pukul 11.40 WIB.

Ada salah satu sapi kurban yang memiliki berat lebih dari 1 ton. Tim jagal menggunakan alat khusus untuk merobohkan sapi tersebut sebelum disembelih. Proses perobohan sapi super besar itu diabadikan melalui rekaman video di akun resmi twitter Masjid Jogokariyan Yogyakarta.

Chek Up Kesehatan Hewan

Dua hari sebelum penyembelihan, hewan-hewan kurban ditempatkan di kandang sementara di dekat masjid. Di kandang inilah, tim kesehatan hewan masjid melakukan pengecekan untuk memastikan hewan kurban benar-benar sehat. Setelah pengecekan kesehatan, para hewan kurban dimandikan oleh relawan kurban Masjid Jogokariyan.

Sementara itu, penimbangan hewan kurban dilakukan sehari sebelum penyembelihan. Berat-berat hewan kurban itu digunakan untuk menghitung perkiraan daging yang didapatkan, termasuk berapa berat daging dalam setiap bungkus yang akan dibagikan kepada masyarakat.

Pelaksanaan Penyembelihan

Selanjutnya, pada hari penyembelihan, hewan-hewan kurban digiring dari kandang sementara menuju tempat transit. Mereka diantrekan sebelum menuju tempat penjagalan untuk disembelih.

Proses penggiringan sapi dari kandang sementara menuju ke tempat transit 1 di depan pagar masjid jogokariyan untuk diantrekan terlebih dahulu sebelum menuju ke tempat penjagalan dan penyembelihan.

Pemotongan daging dan pemisahan dari dari tulang dilakukan oleh bapak-bapak. Sementara proses penimbangannya dilakukan oleh para ibu karena dinilai lebih cermat dan teliti.

Selain menggunakan kapak manual, pemotongan tulang juga dilakukan dengan menggunakan mesin khusus yang telah disesuaikan sesuai kebutuhan dan keamanannya.

Kemasan Daging Unik

ungkusan daging kurban yang akan dibagikan ke masyarakat tidak menggunakan platik seperti yang biasa dijumpai, melainkan menggunakan besek dari anyaman bambu dan daun jati. Pembungkusan dengan cara ini dinilai akan membuat daging bisa bertahan lebih lama.

Terkait dengan proses pembagiannya, bapak-bapak dan remaja Masjid Jogokariyan turun langsung mengantar daging ke rumah-rumah warga. Sehingga tidak ada antrean warga di masjid tersebut.

Gunakan Inovasi Baru

Tahun ini, takmir Masjid Jogokariyan melakukan inovasi baru. Masing-masing koordinator pembagian daging kurban dibekali dengan aplikasi tracker. Aplikasi ini berguna untuk melacak apakah daging sudah diantar atau belum.

Sementara itu, tim distribusinya dibagi menjadi dua. Pertama, tim distribusi yang khusus bertugas membagikan daging kurban kepada warga Jogokariyan. Kedua, tim yang bertugas membagikan daging kurban ke luar daerah Jogokariyan.

Personil yang Handal

Masjid Jogokariyan juga memiliki sejumlah tim yang dibagi menurut tugas kerja masing-masing, mulai dari Tim Media dan Dokumentasi, Tim Personalia dan K3, Tim Poliklinik, hingga Tim Konsumsi. Dibandingkan dengan masjid-masjid lain, penyelenggaraan penyembelihan hewan kurban di masjid ini tampak sangat terorganisir.

“Personalia & K3 bertugas untk mengordinir panitia, mulai dr pendataan & pembagian kerja panitia dll. tak lupa juga kesehatan & Keselamatan kerja tetap di jaga. personalia & K3 bertugas untk selalu mengingatkan secara verbal dan tulisan dan selalu menyemangati seluruh panitia,” tulis akun twitter @jogokariyan (1/8/2020).


Source: Merdeka.com

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama