Protes Pembakaran Al-Quran oleh Ekstrimis Anti Islam di Swedia Berujung Rusuh

Fikroh.com - Kerusuhan sosial meletus di Kota Malmo, Swedia Selatan, pada Jumat (28/8) malam.

Massa berjumlah sekitar 300 orang memprotes kegiatan anti-Islam di kota Malmo.

Massa yang marah pun melempari aparat kepolisian dengan berbagai benda, ban mobil pun dibakar di tengah jalan.

Aksi protes ini muncul atas pembakaran Kitab Suci Al-Quran oleh beberapa ekstremis sayap kanan.

“Kami tidak memiliki kendali atas hal ini tetapi kami bekerja secara aktif untuk mengambil kendali,” demikian menurut seorang juru bicara kepolisian dilansir Reuters, Sabtu (29/9).

Demonstran membakar ban saat kerusuhan di lingkungan Rosengard di Malmo, Swedia. Foto TT News Agency via REUTERS

“Kami melihat adanya keterkaitan antara apa yang terjadi sekarang (aksi protes) dan apa yang terjadi sebelumnya (pembakaran Mushaf Al-Quran) hari ini,” lanjutnya.

Demonstrasi terus meningkat di lokasi kejadian pembakaran Al-Quran. Massa juga menggemakan takbir sembari memabakar ban.

Surat kabar setempat, Daily Aftonbladet, melaporkan beberapa kegiatan anti-Islam telah terjadi di Kota Malmo pada Jumat (28/8), termasuk insiden tiga pria yang menendang kitab suci Al-Quran di lapangan yang merupakan ranah publik.

Aksi protes juga terjadi setelah Rasmus Paludan, pemimpin partai politik sayap kanan Denmark ditolak izinnya untuk mengadakan pertemuan di Kota Malmo dan dihentikan di perbatasan Swedia-Denmark.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama