Fikroh.com - Sudah lumrah terjadi dimana-mana, keberadaan para pendengung dan pembela penguasa atau yang biasa disebut buzzer selalu ada. Account-account seperti ini banyak di Dunia Arab.

Umumnya adalah account para buzzer atau istilah arabnya "dzubab iliktruni" (lalat-lalat elektronik).

Account-account itu sama seperti di Indonesia, bicara tak pakai ilmu dan akal.

Pokoknya membela penguasa atau rezim menyimpang. Tak peduli pembelaannya keluar dari syariat dan akal orang-orang waras.


Terjemahannya:

"Demi Allah, seandainya putra mahkota memerintahkan untuk memperkosa ibuku dan saudara perempuanku niscaya saya akan mendengar dan mentaati. Karena kami tak mengetahui manfaat yang lebih besar di balik keputusan-keputusannya."

Apakah yang demikian muncul dari mereka?

Kalau dari pemuka-pemuka setan penyembah penguasa belum pernah saya dengar.

Paling parah saya dengar dari Abdul Aziz Ar-Rais yang mengatakan kalau waliyyul amri minum khomer dan atau berzina live di televisi tetap tak boleh melakukan pengingkaran.

Semoga kita dijauhkan dari setan-setan dari kalangan manusia -dan juga dari kalangan jin. Karena tipu daya mereka lebih dahsyat dari setan-setan dari kalangan jin.

Oleh : Hafidin Ibn Luthfi

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama