Fikroh.com - Kami hendak meluruskan kajian sepihak dari web Facebook Saudinesia yang mengatakan akidah Turki Utsmaniyyah (Ottoman) secara umum adalah Sufiyyah (Sufi) yang terpengaruh penyembah berhala, syirik, dsb. Kami rasa bukan kajian yang disampaikan Saudinesia melainkan "Kekejian" kepada Muslim.

Perlu kami sampaikan, meskipun nasihat-nasihat Sufi mempengaruhi kehidupan orang Turki namun akidah Turki Utsmaniyyah ataupun Turki modern secara umum bukanlah Sufi seperti yang dikatakan Saudinesia melainkan mengikuti akidah Ahlussunah wal jamaah Madhab Hanafi. Salah satu Madhab (jalan metode) Sunni Islam yang sudah teruji diantara 4 Madhab Islam lainnya. Pengikut madzhab Hanafi banyak mengikuti asy'ari dan sebagian maturidy. Tariqat Sufi hanya merupakan kelompok kecil yang bukan merupakan akidah umum di Turki. Namun mereka bisa menembus kalangan elit. 

Secara etimologi bahasa sendiri Saudinesia ini rancu mengatakan Sufi itu sebagai akidah, tidak ada akidah "Sufi" karena sufi itu terminologi bagi subjek (pelaku) yaitu penyebutan untuk orang-orang yang mendalami Tasawuf ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihan akhlaq, membangun dhahir dan batin serta untuk memperoleh kebahagian yang pada awalnya adalah gerakan zuhud (menjauhi hal duniawi).Sufi sendiri sudah muncul pada masa Khilafah Umayyah akhir dan Abbasiyyah pada abad 8 masehi.

Apakah yang dimaksud Tarekat Sufi Bektashi seperti yang di sebut sebagai akidah Ottoman oleh Saudinesia ?

Tariqat Bektashi adalah kelompok kecil Tariqat Sufi yang berasal dari Khurasan Asia Tengah. Aliran Bektashi ini mengenal konsep 12 Imam seperti Syiah. Meskipun bukan aliran resmi kerajaan, dulu tarekat Sufi Bektashi tersebar di Kekaisaran Ottoman, pondok-pondok mereka ada di Anatolia serta banyak bagian terutama di Eropa Balkan selatan (terutama Albania, Bulgaria, Epirus, Vardar Makedonia dan Yunani Makedonia) dan juga di kota kekaisaran Istanbul. Tarikat itu memiliki hubungan dekat dengan korps Janissary, korps infanteri elit Angkatan Darat Ottoman, dan oleh karena itu juga Ordo Bektashi tersebar luas di Kekaisaran Ottoman meskipun bukan merupakan aliran resmi kerajaan, sufi Bektashi menjadi besar di Eropa terutama Albania dan Yunani Utara. Namun dalam sejarah selanjutnya dengan penghapusan korps Janissari, Sultan Turki Ottoman memerintahkan Tariqat Sufi Bektashi dilarang di seluruh Kekaisaran Ottoman oleh Sultan Mahmud II pada tahun 1826. Keputusan ini didukung oleh elit agama Islam Sunni (Ulama dan Mufti Turki Utsmaniyyah). Negara Republik Turki modern saat ini juga melarang Tariqat Bektashi dari tahun 1925 sehingga Tariqat Bektashi memindahkan markasnya dari Turki ke Tirana, Albania Eropa Timur.
 
Adapun Kaum Sufi Darwish (Dervish) adalah kelompok kecil pengikut Komunitas Sufi bernama Tariqat Maulawi yang didirikan olej Ust. Jalaludin Rumi (hidup sekitar abad 13 masehi) yang berasal dari Balkh Afghanistan Seorang Fuqaha (ahli Fiqih) dan pemikir Sufi Khurasan. Beliau dihormati di Persia dan Turki. Saat ini Mereka mengucilkan diri di pondok mereka di Konya. Kegiatan Sufi Darwish yang terkenal adalah Tarian Sufi mereka Sema yang berputar. Tarian ini hanya diperuntukan untuk pertunjukkan show kepada Turis-turis dan Film barat yang bertujuan mengenalkan budaya Turki. Kegiatan Sufi Darwish sendiri selain tarian Sema banyak didominasi oleh Studi Al Quran, Zikir, dan Muraqabah (Menyendiri). Tidak ada penyembahan lain yang aneh-aneh.

Madzhab Hanafi di Turki.

Madhab Hanafi (bahasa Arab: حَنَفِي Ḥanafī) adalah salah satu dari empat metode fikih (fiqh) agama Islam Sunni. Nama ini diambil dari cendekiawan Muslim Imam Abū Ḥanīfah an-Nu‘man ibn Thābit (w. 767), seorang tabi‘in yang pandangan hukumnya dilestarikan terutama oleh dua muridnya yang paling penting, Abu Yusuf dan Muhammad al-Shaybani. Sekolah besar Syariah lainnya dalam Islam Sunni adalah Maliki, Syafi'i dan Hanbali. Imam Abu Hanifah adalah guru dan peletak dasar Madzhab Sunni Islam yang hidup lebih senior dari ke 3 guru madhzab lainnya yang merupakan murid-murid turunannya.

Madzhab Hanafi adalah maddhab dengan jumlah pengikut terbesar di antara Muslim Sunni. Madzhab Ini dominan di negara-negara yang pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Ottoman yang bersejarah, Kekaisaran Mughal dan Kesultanan penguasa Turki di anak benua India, Cina barat laut dan Asia Tengah. Di era modern, Hanafi lazim di wilayah berikut: Turki, Balkan, Suriah, Lebanon, Yordania, Palestina, Mesir, Afghanistan, sebagian Irak, sebagian Iran, sebagian Rusia, Turkmenistan, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, Uzbekistan, Pakistan, sebagian India dan Cina, dan Bangladesh (Sumber Abu Umar Faruq Ahmad (2010), Theory and Practice of Modern Islamic Finance, ISBN 978-1599425177, hal. 77–78 yang dicantumkan di Wikipedia Ensiklopedia).

Semoga Tercerahkan, Mohon disebarkan

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama