Fikroh.com - Realisasi investasi di DKI Jakarta pada triwulan kedua secara nasional mencapai Rp 30,1 triliun. Angka ini mengantarkan DKI Jakarta di posisi puncak sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi se-Indonesia. 

Demikian kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta, Benni Aguscandra kepada wartawan, Minggu (9/8). 

"DKI Jakarta meraih realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 30,1 triliun pada triwulan II tahun 2020," ujar Benni seperti yang dikutip Redaksi, Minggu (9/8) 

Rincian dari realisasi investasi tersebut berasal dari PMA sebesar 0,8 miliar dolar AS atau setara Rp 12,2 triliun (kurs dolar AS = Rp 14.400). Sementara, realisasi dari PMDN sebesar Rp 17,9 triliun. 

Adapun total realisasi investasi PMA dan PMDN DKI Jakarta selama semester I tahun 2020 mencapai Rp 50,2 triliun atau berkontribusi 12,5 persen dari total realisasi investasi PMA dan PMDN Nasional sebesar Rp 402,6 triliun. 

Angka ini, menurut Benni, mengindikasikan masih adanya geliat investasi di ibukota kendati saat ini tengah dihantam pandemik Covid-19. Meski begitu, terjadi penurunan realisasi investasi PMA DKI Jakarta sebesar 10,29 persen pada triwulan II 2020 bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

Hal ini, disebabkan karena faktor pandemik Covid-19 yang mengakibatkan dampak terhadap perekonomian global sehingga terjadi perlambatan kinerja investasi. 

"Hal sebaliknya terjadi pada realisasi investasi PMDN DKI Jakarta yang tetap menunjukkan performa positif pada triwulan kedua ini dengan mengalami kenaikan sebesar 10,49 persen bila dibandingkan dengan realisasi PMDN pada periode yang sama tahun 2019 lalu," ucap Benni. 


Pencapaian ini merupakan bukti bahwa berbagai kebijakan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan saat pandemik Covid-19 menuju masyarakat sehat, aman dan produktif disambut baik oleh para investor dan tetap menciptakan lingkungan berusaha yang kondusif di Jakarta. (rmol)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama