Fikroh.com - Derasnya hujan yang terjadi pada Senin (13/7) malam karena pengaruh suhu muka laut di Teluk Bone telah mengakibatkan sungai Masamba meluap sehingga menimbulkan banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Kuatnya banjir bandang yang menerjang mengakibatkan beberapa akses jalan tertutup lumpur dan akses komunikasi terputus.

Menurut data Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Makassar mencatat hingga hari Selasa (14/7), sebanyak 13 orang ditemukan dalam keadaan tewas dan 46 orang dilaporkan hilang.

Namun dibalik peristiwa musibah ini menyisakan cerita yang diluar batas kewajaran. Sebagai bukti tanda kekuasaan Alloh dan kasih sayang-Nya kepada hamba yang dikehendaki.

Diceritakan oleh seorang netizen yang mendapat kabar dari keponakannya, bahwa ada salah satu pesantren milik Hidayatullah di daerah Masamba tidak tersentuh banjir sama sekali padahal rumah dan bangunan disekelilingnya semua terendam air dan mengalami rusak parah.

Berikut isi penuturan Echa Kartini melalui akun facebook nya:


"Bukti kekuasaan Allah, keponakanku wulandari (anakx adeku sultan) yg dari Palopo, mondok di Hidayatullah Masamba lokasix di samping jembatan lorong dikit masuk, bercerita, pesantrenx tdk tersentuh air sama sekali sementara rumah di sekelilingx air sudah sampai atap sementara para rumah itu lebih tinggi daripada pondok, air seperti disetir u tdk menyentuh pondok... Masya Allah...

saat kejadian mereka pasrah karena tdk tau mau kemana..Ustadza kumpulkan santrinya lalu syikir bersama.. krn tdk tau mau lari ke mana.😍😘😘 pertolongan Allah dtg , pesantren seperti ditembok keliling oleh Allah

Meski ada juga beberapa santri jadi korban dari pondok santri yg lain karena masamba mmng ada beberapa pesantren.

Ini kisah nyata bukan sinetron

Mari Istiqomah"



Simak kesaksiannya disini:




Baca juga: 
» Subhanalloh, Putra Aceh Baca Qur'an di Hagia Sophia
» Balita 1,5 Tahun Meninggal Usai Tes Swab Patah Di Dalam Hidung

Lebih baru Lebih lama