Fikroh.com - Siapa sangka pelaku penggelapan uang senilai milyaran rupiah itu adalah seorang wanita. Seorang karyawati bank lokal di Kota Tegal bernama Febrinita Budi Winarti (39) telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penggelapan dana nasabah dengan kerugian hingga miliaran. Dalam aksinya, karyawati itu mengaku dibantu 12 broker.

“Tidak saya sendiri, ada yang bantu 12 orang broker,” kata Febri kepada wartawan usai diperiksa polisi di Mapolresta Tegal, Selasa (30/6/2020). Febri menjelaskan singkat soal peran para broker. Menurutnya, para broker itu merupakan perantara yang mencari nasabah.

“Ya sama broker 12 orang itu. Mereka perantara yang cari nasabah terus dipertemukan (dengan tersangka),” ujarnya.

Diwawancara terpisah, Wakapolresta Tegal Kompol Joko Wicaksono mengatakan modus tersangka yakni membujuk rayu calon nasabah. Korban dirayu untuk menyimpan uang melalui deposito dengan iming-iming bunga tinggi yakni 10 persen per bulan dan hadiah.

“Iming-iming bunganya tinggi dan dapat hadiah. Bunganya 10 persen dari nilai simpanan pokok. Padahal bank pada umumnya bunga 10 persen setahun. Ini yang membuat korban akhirnya mau menyerahkan uangnya,” ungkap Joko.

Diberitakan sebelumnya, Febri ditangkap polisi atas laporan penggelapan dana nasabah. Para pelapor mengaku merugi total sekitar Rp 6 miliar.

“Kerugiannya bervariasi, namun totalnya sekitar Rp 6 miliar,” kata KBO Reskrim Polresta Tegal Iptu Bambang SD di kantornya, Selasa (9/6). []

SUMBER: DETIK
Lebih baru Lebih lama