Fikroh.com - Syiar islam terus disemarakan semenjak kepemimpinan Erdogan di Turki belakangan ini. Erdogan seolah mengabarkan pada dunia wajah baru turki yang lebih islami dan menghapus jejak sekularisme sedikit demi sedikit.

Keberpihakan Erdogan terhadap humanisme dan isu kemanusiaan internasional tidak bisa dipungkiri. Dibawah tangan Erdogan Turki mengirim bantuan militer ke beberapa negara konflik. Yang terbaru adalah keterlibatan Turki di Libya yang sebelumnya Turki berhasil mengurangi tekanan Rusia di Syiria.

Sebagai negara yang sedang bangkit menuju perubahan dari berbagai keterpurukan Turki kerap menjalin kerjasama dengan negara-negara islam.

Pada tahun 2018 yang lalu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan secara resmi pernah mengundang seorang putra asal Aceh, bernama Ustadz Takdir Feriza Hasan.

Sebuah kebanggan putra asal Aceh tersebut diundang dalam rangka membacakan ayat suci Alquran di Hagia Sophia saat berstatus sebagai museum. Ustadz Feriza yang memiliki suara merdu, saat itu, ia membacakan surah Fathir ayat ke: 29-35. Atas penampilannya membaca Qur'an Ustadz Feriza menuai pujian dari berbagai pihak, yang kami kutip dari Viva.co.id pada Rabu (15/7).

Dan kini setelah kembalinya Hagia Sophia Menjadi Masjid tentu memberikan rasa bangga tersendiri bagi kaum muslimin. Peresmian masjid rencana akan ditandai dengan penyelenggaraan shalat Jum'at. Dalam keterangannya, shalat Jum'at perdana akan digelar pada Jum'at 24 Juli 2020.

Peristiwa mengagumkan itu terjadi Dua tahun yang lalu, tepatnya pada tahun 2018, Presiden Erdogan pernah mengundang seorang putra asal Aceh bernama Ustaz Takdir Feriza Hasan. Ia diundang untuk membacakan ayat Alquran di Hagia Sophia. Saat itu, ia membacakan surat Fathir ayat 29-35 dengan merdu, dan menuai pujian dari berbagai pihak.

Presiden Erdogan menegaskan bahwa negara telah melaksanakan hak kedaulatannya dan Hagia Sophia akan tetap terbuka untuk semua masyarakat Muslim, non-Muslim dan pengunjung dari luar negeri.
Lebih baru Lebih lama