Fikroh.com - Menteri Luar Negeri dari 11 negara Eropa menyerukan Uni Eropa mencegah 1SRA3L mencaplok wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Dilansir Rt Arabic (15/07) melalui petisi yang ditujukan kepada Komisaris Tinggi Uni Eropa untuk Kebijakan dan Keamanan Luar Negeri, Josep Borrell, mereka mengatakan bahwa aneksasi oleh 1SRA3L terhadap wilayah Palestina di Tepi Barat menimbulkan kekhawatiran besar bagi Uni Eropa.

“Waktu yang kita miliki sangat sempit untuk mencegah pencaplokan terhadap Tepi Barat, ‘’ tulis petisi yang ditandatangani Menteri Luar Negeri Belgia, Irlandia, Italia, Perancis, Malta, Portugal, Swedia, Denmark, Luksemburg, Belanda dan Finlandia tersebut.

Sebelumnya, sejumlah negara Uni Eropa menyerukan agar EU mengambil tindakan nyata mencegah 1SRA3L mencaplok wilayah Palestina, termasuk menjatuhkan sanksi ekonomi dan mengakui negara Palestina namun EU belum mengambil keputusan terkait hal ini, mengingat beberapa negara menentang keputusan tersebut terutama negara-negara Eropa Timur.

Rencana pencaplokan tersebut ditentang oleh Pemerintah Palestina, PBB dan Uni Eropa yang memandang bahwa hal ini bertentangan dengan hukum internasional.

Di saat yang sama, Pelapor Khusus PBB Terkait HAM di Palestina, Micheal Lynk menyerukan agar mengambil langkah-langkah tegas mencegah atau menghukum 1SRA3L jika mencaplok wilayah Palestina di Tepi Barat.

Sementara itu lebih dari 1.000 anggota parlemen dari seluruh Eropa menandatangani petisi menentang keras rencana koalisi pemerintahan Netanyahu- Benny Gantz terkait pencaplokan sebagian wilayah Tepi Barat. Hal ini karena rencana tersebut akan membahayakan stabilitas kawasan.

Sejak perang 1967, diperkirakan sebanyak 430.000 penduduk Yahudi tinggal di lebih dari 130 permukiman di Tepi Barat yang ilegal berdasakan hukum internasional, namun Washington dan 1SRA3L menolak hal ini.

Source : SPNA, Rt Arabic
Lebih baru Lebih lama