Fikroh.com - Kepala Dewan Hak Asasi Manusia PBB, Senin (29/06/2020), menyuarakan seruan-seruan internasional dan nasional pada pemerintah Israel untuk tidak melanjutkan rencananya untuk mencaplok wilayah Palestina yang diduduki.

Michelle Bachelet, Kepala Dewan HAM PBB, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa pencaplokan semacam itu akan berdampak buruk pada hak asasi manusia Palestina.

"Pencaplokan wilayah Tepi Barat adalah ilegal," tegas Bachelet.

"Saya mendesak Israel untuk mendengarkan mantan pejabat senior dan jenderalnya sendiri, serta banyak suara di seluruh dunia, memperingatkannya untuk tidak melanjutkan langkah yang berbahaya ini," tambahnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan bulan lalu bahwa pemerintahnya secara resmi akan mencaplok Lembah Yordania dan semua blok permukiman di Tepi Barat.

Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dipandang sebagai wilayah pendudukan di bawah hukum internasional. Ini menyebabkan semua permukiman Yahudi di sana - serta aneksasi yang direncanakan - adalah ilegal.

"Konsekuensi yang tepat dari aneksasi tidak dapat diprediksi," kata Bachelet. "Tapi ini cenderung menjadi bencana bagi warga Palestina, bagi Israel sendiri, dan untuk wilayah yang lebih luas."

Ia menuturkan bahwa Sekjen PBB telah meminta Pemerintah Israel untuk membatalkan rencana aneksasinya.

"Saya mendukung seruan itu seratus persen," tambahnya.

Source : Anadolu Agency

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama